Sabtu, 17 Desember 2011

laporan ppl

BAB I
PENDAHULUAN

A. Latar Belakang
Program Pengalaman Lapangan (PPL) merupakan kegiatan pembelajaran yang diberikan kepada mahasiswa sebagai calon guru mata pelajaran, guru pembimbing dan tenaga administrasi untuk berlatih secara bertahap dan sistematis dalam mengenal lapangan tugas profesional serta menerapkan segala kemampuan kognitif, afektif dan psikomotor yang telah dikuasai melalui kegiatan perkuliahan dalam kancah dunia praktis lembaga pendidikan. Pengalaman lapangan dan penerapan berbagai kemampuan perlu dilakukan secara bertahap dan sistematis karena pada dasarnya pembentukan kemampuan profesioanal keguruan tidak dapat dilakukan secara serentak atau secara kebetulan.
B. Ruang Lingkup
Program Pengalaman Lapangan (PPL) adalah kegiatan pembelajaran mahasiswa yang dilakukan di lembaga pendidikan yang meliputi SD/MI, Madrasah Tsanawiyah (MTs), Sekolah Menengah Pertama (SMP), Madrasah Aliyah (MA), Sekolah Menengah Atas (SMA) dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) yang terdiri atas kegiatan latihan mengajar, membimbing siswa, mempelajari administrasi madrasah/sekolah, menciptakan suasana religius di madrasah/sekolah dan tugas-tugas kependidikan yang lain secara terbimbing dan terpadu sebagai wahana pembentukan profesi keguruan.



C. Tujuan
PPL bertujuan memberikan pengalaman pembelajaran kepada mahasiswa tentang kegiatan pembelajaran di kelas, layanan bimbingan siswa, administrasi madrasah/sekolah, penciptaan suasana religius di madrasah/sekolah dan tugas-tugas keguruan lain yang terkait untuk menjadi guru yang profesional.
D. Manfaat
PPL berfungsi menumbuhkan kemampuan profesional keguruan pada diri mahasiswa sebagai calon guru. Secara rinci fungsi PPL adalah:
1. Mengakrabkan mahasiswa dengan dunia madrasah/sekolah.
2. Mengembangkan kemampuan untuk menguasai dan menerapkan berbagai keterampilan dasar mengajar dan ilmu-ilmu pendidikan di lapangan.
3. Mengembangkan kemampuan mengajar mata pelajaran serta melaksanakan tugas lain sebagai guru madrasah/sekolah menengah dengan memanfaatkan bantuan profesional dari para pembimbing dan guru pamong.
4. Mengembangkan kemampuan untuk mengajar dan melaksanakan tugas lain sebagai guru madrasah/sekolah menengah secara mandiri.






BAB II
DESKRIPSI MADRASAH/SEKOLAH LOKASI PPL

1. Sejarah SMA Serirama YLPI Pekanbaru
SMA Serirama YLPI Pekanbaru didirikan pada tahun 1960 dibawah naungan Yayasan Megat Serirama. Megat Serirama diambil dari nama Pahlawan yang berasal dari Siak Sri Indrapura. Pada waktu itu Yayasan Megat Serirama dipimpin oleh Bapak Sutarno yang merupakan guru SMA Negeri 1 Pekanbaru.
Pada tahun 1974 Bapak Sutarno pindah ke Tanjung Pinang, sehingga kedudukannya digantikan oleh Bapak Drs, Nahas Pasha Raoef. Pada tahun1975-1976 dikeluarkan ketentuan yang berasal dari Kepala Sekolah swasta yang tidak menumpang di sekolah negeri. Yayasan Megat Serirama tidak menyediakan gedung, yayasan langsung mengadakan kontrak dengan yayasan Islam. Dengan kesepakatan bahwa Yayasan Pendidikan Islam bersedia mengadakan gedung yang dimaksud dengan syarat pengelolaannya langsung dipegang oleh Yayasan Lembaga Pendidikan Islam (YLPI). Pada tahun 1974 diadakan serah terima pengelolaan SMA Serirama dari Yayasan Megat Serirama kepada Yayasan Lembaga Pendidikan Islam (YLPI). Setelah itu Yayasan Megat Serirama dibubarkan. Pihak YLPI menyarankan agar nama SMA Serirama diganti dengan SMAI (Sekolah Menengah Atas Islam).
Namun atas pertimbangan dari Kepala Sekolah SMA Serirama yakni Bapak Drs. Nahas Pasha Raoef, dengan kemungkinan adanya siswa yang non Islam akhirnya tercapai kesepakatan dari pihak sekolah dan YLPI untuk memberi nama “SMA SERIRAMA YLPI”.
Gedung yang digunakan untuk belajar pada waktu itu adalah gedung Sekolah Dasar Islam (SDI). Pada tahun 1975, Bapak Drs. Nahas Pasha Raoef diangkat sebagai penasehat pendidikan YLPI dan sebagai kepala sekolah SMA Serirama diangkat Bapak Johan Yulius yang sebelumnya menjabat sebagai wakil kepala sekolah.
Walaupun sekolah berada dibawah naungan YLPI, namun kurikulum yang disepakati adalah kurikulum SMA Negeri. Tahun 1979 Bapak Drs. Nahas Pasha Raoef dipindahkan ke Dumai. Maka jabatannya di SMA Serirama dilepaskan kemudian diganti oleh Bapak Yaslim M, S.H, dan kemudian oleh Bapak Mukhtar Ahmad, dst.
Kemudian pada tanggal 21 Juli 1988 Bapak Mukhtar Ahmad digantikan oleh Bapak Drs. H. A.Latief Lubis sampai tahun 2009 kemudian digantikan Ibuk Dra. Hj. Enidarwati Bey, M.Pd, sebagai kepala sekolah pada saat ini.

2.Visi Dan Misi Madrasah
Visi “ Mewujudkan SMA Seri Rama YLPI Pekanbaru sebagai sekolah yang unggul dalam IMTAQ,IPTEK,Disiplin dan Kompetitif ”.
Misi : - Melaksanakan kegiatan dan pembinaan akhlak mulia dan budi pekerti
- Melaksanakan sistem pembelajaran yang mendorong aktualisasi kompetensi siswa
- Mengembangkan potensi yang dimiliki oleh peserta didik
- Menyelenggarakan kegiatan seni budaya dan olahraga yang berorientasi mutu
- Membekali anak didik dengan ilmu pengetahuan dan ketrampilan untuk dapat melanjutkan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi dan untuk memasuki kehidupan bermasyarakat
- Memotivasi siswa agar memiliki komitmen yang tinggi untuk mencapai prestasi
- Warga sekolah memiliki tanggungjawab agar lulusnya memperolehNEM yang mampu bersaing dalam UMPTN dan dapat melanjutkannya ke PTN/PTS yang bermutu


3.Kurikulum
Berdasarkan Undang-undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional dan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan mengamanatkan bahwa Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) jenjang pendidikan dasar dan menengah disusun oleh satuan pendidikan dengan mengacu kepada Standar Isi (SI) dan Standar Kompetensi Lulusan (SKL) serta berpedoman pada panduan yang disusun oleh Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP).
Untuk memenuhi amanat Undang-Undang tersebut di atas guna mencapai tujuan pendidikan nasional pada umumnya, serta tujuan pendidian sekolah pada khususnya, maka SMA Seri Rama YLPI Pekanbaru sebagai lembaga pendidikan tingkat menengah memandang perlu untuk mengembangkan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP). Melalui KTSP ini sekolah dapat melaksanakan program pendidikannya sesuai dengan karakteristik, potensi, dan kebutuhan peserta didik. Untuk itu, dalam pengembangannya melibatkan seluruh warga sekolah dengan berkoordinasi kepada pemangku kepentingan di lingkungan sekitar sekolah.
Struktur Kurikulum SMA Seri Rama YLPI Pekanbaru memuat kelompok mata pelajaran sebagai berikut:
a. Kelompok mata pelajaran agama dan akhlak mulia;
b. Kelompok mata pelajaran kewrganegaraan dan kepribadian;
c. Kelompok mata pelajaran ilmu pengetahuan dan teknologi;
d. Kelompok mata pelajaran estetika;
e. Kelompok mata pelajaran jasmani, olaharaga, dan kesehatan.
Adapun mata pelajarannya terdiri dari mata pelajaran Wajib Nasional dan mata pelajaran pilihan sebagai berikut:
a.Mata Pelajaran Wajib: Pendidikan Agama, Pendidikan Kewarganegaraan, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Matematika, Biologi, Kimia, Fisika, Sejarah Ekonomi, Geografi, Sosiologi, Penjasmani, Seni & Budaya dan Teknologi Informsi Komunikasi.
b.Mata Pelajaran Pilihan: Bahasa Arab
4.Sumber Daya Manusia
a. Pimpinan
Kepemimpinan yang ada di SMA Serirama YLPI Pekanbaru terdiri dari seorang kepala sekolah yang bernama Dra. Hj. Enidarwaty Bey, M.Pd dan dibantu oleh beberapa wakil kepala sekolah yakni bagian kurikulum, kesiswaan, sarana prasarana, humas dan guru-guru. Setiap wakil dan perangkat-perangkatnya mempunyai tugas masing-masing dalam membantu kepala sekolah menjalankan tugasnya.
b. Tenaga Pengajar
Secara umum tenaga pengajar di SMA Serirama YLPI Pekanbaru merupakan tenaga pengajar yang telah memiliki ijazah D3, S1, dan S2. Disamping itu SMA Serirama YLPI Pekanbaru juga mempunyai tenaga pengajar yang melanjutkan kuliahnya, namun hal itu tidak menjadi penghambat untuk melaksanakan tugasnya untuk menjadi guru atau pengajar yang professional.

DAFTAR NAMA GURU BIDANG STUDI DAN JABATAN
TAHUN 2011-2012

NO NAMA JABATAN GURU BIDANG
STUDI
1 Dra. Hj. Enidarwaty Bey, M.Pd Kepala Sekolah Bahasa Arab
2
Hartati, S.Pd Waka Urusan Kurikulum Fisika
3
Muhammad Yusuf, S.Ag Waka Urusan Kesiswaan PAI
4 Dra. Hj. Zahrati
Waka Urusan Sarana/Prasarana PKN
5 Drs. Irham Khuldi Waka Urusan Humas Bhs. Inggris
6 Dra. Yusniarti Wali Kelas XII IPS 3 Matematika
7 Dra. Ancilia Esmina Wali Kelas XII IPA Biologi
8 Nursera, S.Pd Wali Kelas X2 Kimia
9 Dra. Neli Lindawati Wali kelas X3 Bhs. Indonesia/Sejarah
10 Endang Sri Mujiah Wali Kelas X4 Ekonomi
11 Dra. Maria Rini Wali Kelas XI IPS 1 Sejarah/PKN
12 Yenofriza, A. Md Wali Kelas XI IPS 2 TIK
13 Silfia Labor IPA Biologi
14 Dra. Yusnidar Tenaga Pengajar B.Indonesia
15 Batdal Niati, S. Pd Tenaga Pengajar Bhs. Inggris
16 Rayhanatul Hayati, S. Si Tenaga Pengajar Matematika
17 Risma Porwanti Tenaga Pengajar Penjaskes
18 Yusra Fauza, S.Pd Tenaga Pengajar Penjaskes
19 Nurhadi Tenaga Pengajar Bhs. Arab
20 Susi Yanthi, S.SSi Tenaga Pengajar Matematika
21 Sri Asmawati, S. Pd Tenaga Pengajar Ekonomi
22 Zulkarnain, S.Pd.I Tenaga Pengajar Bhs. Arab
23 Ronal Vendra, S. Si Tenaga Pengajar Kimia
24 Robertson Tenaga Pengajar Pend Seni
25 Sulasmi, S.Pd Tenaga Pengajar Bhs. Inggris
26 Cerah, S.Pd Tenaga Pengajar Bhs. Indonesia
27 Hasnah, S.Ag Tenaga Pengajar PAI
28 Marnis Anwar, SH Tenaga Pengajar Sosiologi
29 Makmur Harahap Tenaga Pengajar TIK
30 Dra. Hj Resmayeti Tenaga Pengajar Sosiologi
31 Rahmadheni Airus, S.Pd Tenaga Pengajar Geografi
32 Hefniati, S.Pd Tenaga Pengajar Fisika
33 Netty Erawati, S.Pd Tenaga Pengajar Geografi
34 JP.Sinaga Tenaga Pengajar Agama Kristen

c. Tenaga Administrasi
Tenaga administrasi adalah salah satu komponen sumber daya manusia yang mengatur kegiatan dibagian tata usaha sekolah. Secara umum, ada beberapa tugas yang dilaksanakan oleh tenaga administrasi ini,antaralain :
1.Menyusun kepengurusan kepegawaian
2.Menyusun administrasi kesiswaan
3.Menyusun data statistik sekolah
4.Mengatur administrasi hasil proses KBM




d.Pustakawan
Pustakawan adalah salah satu komponen sumber daya manusia yang mengatur kegiatan dibagian perpustakaan. Secara umum, ada beberapa tugas yang dilaksanakan oleh pustakawan,antaralain:
1.Mengatur buku-buku perpustakaan
2.Inventarisasi buku dan peralatan pustaka
3.Menarik minat baca siswa dan melayaninya
4.Mengkoordinir peminjaman dan pengembalian buku

e.Laboran
Laboran adalah salah satu komponen sumber daya manusia yang mengatur kegiatan dibagian labor:
1. Membuat jadwal praktek labor
2. Mengatur alat-alat labor
3. Menjaga kebersihan labor
4. Membuat usulan bahan-bahan praktek yang dibutuhkan
5. Membuat kebutuhan alat-alat yang diperlukan


f.Siswa
Siswa atau peserta didik merupakan salah satu komponen bagi berlangsungnya kegiatan pendidikan di sekolah. Peserta didik adalah salah satu yang terkait dalam proses transformasi dalam proses pembelajaran. Secara umum, jumlah peserta didik di SMA Serirama ialah 510 orang.




5.Sarana dan prasarana
a. Sarana

Ruang Jumlah Ruang Jumlah
Kelas 12 Kepala Sekolah 1
Ruang Guru 2 Tata Usaha 1
Komputer 1 Ruang Pembina Rohis 1
Laboratorium 1 Audio Visual 1
Perpustakaan 1 Lapangan 1
Kantin 2 Gudang 2
Ibadah 1 WC Siswa 6
OSIS 1 WC Guru 1
Ruang Alumni 1


b. Prasarana

1. Alat Peraga Pembelajaran

No Jenis Alat Unit Jumlah
1 Model Panca Indera Manusia Set 2
2 Model Organ Manusia Set 1
3 Torso Manusia Set 1
4 Atlas Dunia Lbr 1
5 Atlas Indonesia Lbr 1
6 Atlas Riau Lbr 1
7 Globe Buah 1
8 Mikroskop Buah 20
9 Neraca Buah 5
10 Gelas ukur Buah 25



2. Teknologi Informasi dan Komunikasi Pembelajaran

No Jenis Alat Unit Jumlah
1 Infokus Unit 1
2 Komputer Unit 40
3 Stabilizer Unit 1
4 Printer Unit 1





3. Peralatan Olah Raga

No Jenis Peralatan Olah Raga Unit Jumlah
1 Bola Kaki Buah 1
2 Bola Volly Buah 2
3 Sepak Takraw Buah 1
4 Tenis Meja Kotak 1
5 Badminton Tabung 2
6 Basket Buah 1
7 Lempar Cakram Buah 2
8 Lempar Lembing Buah 2
9 Matras Buah 2
10 Net takraw Buah 1
11 Net volly Buah 1
12 Gawang Buah 2

4. Peralatan Pendukung Program Ekstrakurikuler

No Jenis Peralatan Unit Jumlah
1 Drum Band Set 1
2 Sound System Set 1
3 Keyboard Set 1
4 Sound sistem Set 1
5 Rebbana Set 2
6 Gitar Bass Buah 1
7 Microfon Buah 2

BAB III
PELAKSANAAN KEGIATAN PPL
1.Praktik pembelajaran
a. Pembelajaran intrakurikuler
Proses kegiatan pembelajaran intrakurikuler dilakukan di dalam kelas setiap harinya dengan metode yang diterapkan berbeda-beda agar siswa dalam proses belajar mengajar tidak merasa jenuh atau bosan dengan suasana yang sama setiap harinya.
Dalam proses belajar mengajar, guru berusaha selalu melakukan penjajakan terhadap siswa karena ditemui masih banyak siswa disaat proses belajar mengajar berlangsung tidak memperhatikan dan tidur pada saat guru sedang menerangkan pelajaran.
Dalam pembelajaran intrakurikuler, guru senantiasa berusaha mendekati siswa secara persuasive untuk menerapkan kedisiplinan dan kepatuhan dilingkungan sekolah .

b. Pembelajaran ekstrakurikuler
Ada beberapa kegiatan ekstrakurikuler yang dilakukan di SMA Serirama YLPI Pekanbaru untuk mengembangkan bakat dan kemampuannya, yaitu ROHIS, Pramuka, Mading, Voli, Seni Lukis, Tapak Suci, Rebana, Paskibra, Seni Tari, Paduan Suara dan Musik yang dilakukan setiap hari Sabtu pagi pukul 07.00-08.30 WIB.

2.Praktik administrasi madrasah/sekolah
a. Administrasi kurikulum
- Penyusunan RPP
- Penyusunan jadwal piket
b. Administrasi kesiswaan
- Membantu kegiatan OSIS, yakni dengan mengadakan kegiatan peringatan hari-hari besar Islam, kegiatan classmeeting,IMTAQ,dll.
- Membantu guru piket, yakni dengan menciptakan kedisiplinan sekolah diantaranya dengan melalui pencatatan siswa yang terlambat, pencatatan absensi,dll.
c. Administrasi perkantoran
- Membantu mengisi daftar nilai siswa/i kelas XII
- Membantu bagian kepustakaan.



BAB IV
ANALISIS DAN TEMUAN
1.Analisis
a. Faktor pendukung
- Pihak sekolah sangat terbuka dan memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk PPL di SMA Serirama
- Kerjasama tim yang saling mendukung dan membantu dalam melaksanakan kewajiban dan peran serta setiap anggota kelompok.
b. Faktor penghambat
- Letak lokasi yang jauh dari tempat tinggal dan transportasi yang sulit
- Disiplin dan minat belajar siswa yang masih rendah
- Sarana pembelajaran yang masih kurang dan terbatas
2.Temuan
- Siswa mendapat juara III Beladiri pada Pekan Olahraga Nasional Pelajar Pekanbaru an.Rizki Rambe
- Siswa mengikuti Pelatihan tentang NAFZA yang ditaja oleh Dinas an.Kelvin kelas XI IPA dan
- Penyuluhan K3 oleh Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota


BAB V
PENUTUP
1. Kesimpulan
Dari uraian yang telah kami paparkan dalam pembahasan bab sebelumnya, maka dapat diambil kesimpulan bahwa SMA Serirama YLPI Pekanbaru memiliki sumber daya dan prestasi yang cukup baik, baik dibidang akademik, olahraga maupun seni . Hanya saja penulis menganggap bahwa untuk dapat meraih prestasi yang lebih tinggi lagi diperlukan dukungan dan peran serta yang cukup , baik dari segi sarana prasarana maupun mental dan spritual siswa.
2. Saran
Untuk menciptakan suasana religius, intelektual dan kompetitif sebagaimana yang diharapkan dalam visi sekolah maka diharapkan sekolah dapat menciptakan kerjasama yang baik dan saling mendukung diantara warga sekolah. Diantaranya yakni melalui peningkatan kuantitas dan kualitas dibidang sarana prasarana dan sumber daya, baik dibidang intrakurikuler, ektrakurikuler maupun administratif.

DAFTAR KEPUSTAKAAN
BPPTK, Pedoman Pelaksanaan Praktek Pengalaman Lapangan (PPL) Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN SUSKA RIAU, 2011.
Dokumentasi SMA Serirama YLPI Pekanbaru
Fadhil, Ahmad, “ Terj.Mencetak Pemimpin” , Jakarta : Khalifa, 2006
Ramayulis,”Metodologi PAI” Jakarta : Kalam Mulia,2005

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar